Ribuan Guru di Cianjur Masih Berstatus Honorer

Pengunjukrasa yang tergabung dalam Aliansi Forum Guru Bandung Raya melakukan teatrikal saat berunjukrasa Pengunjukrasa yang tergabung dalam Aliansi Forum Guru Bandung Raya melakukan teatrikal saat berunjukrasa "Indonesia Darurat Guru PNS. Dok. Antara

Cianjur: Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Akib Ibrahim, berharap kuota rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) bertambah. Sebab, jumlah guru honorer di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menumpuk hingga 9.700 orang.

“Pada gelombang pertama ada sebanyak 1.250 orang honorer yang sudah diangkat menjadi P3K ditambah 279 orang lagi. Ini artinya masih banyak guru yang statusnya masih honorer,” pungkas Akib, dilansir dari Media Indonesia, Kamis, 12 Mei 2022.

Akib mengatakan jumlah kebutuhan guru P3K atau PNS di Kabupaten Cianjur sekitar 16 ribu orang.  Idealnya, semua guru di tingkat SD dan SMP di Kabupaten Cianjur sudah bisa berstatus sebagai P3K ataupun PNS.

Baca: Pemkab Garut Buka Layanan Operasi Gratis Katarak

Kondisi itu diyakini akan meningkatkan indeks pendidikan yang menjadi bagian dari akselerasi indeks pembangunan manusia (IPM). Akib berharap para guru P3K bisa ikut berkontribusi mencetak generasi yang berkualitas.

Apalagi, dengan paradigma pendidikan saat ini menggunakan konsep Merdeka Belajar. "Dengan konsep itu (Merdeka Belajar), para guru P3K harus terus diberikan pencerahan bagimana mereka harus bisa melahirkan pelajar berkualitas," pungkas dia.

Akib mengimbau kepada para guru P3K dengan status mereka yang penilaiannya dilakukan berbasis kinerja. Jika tidak maksimal, perjanjian kerja bisa tidak diperpanjang.

"Supaya penilaiannya positif, tentu harus menjadi guru yang baik nanti kontraknya berlanjut," terang Akib.



(UWA)

Berita Terkait