Pemkab Cianjur Siapkan 60 Ribu Tes PCR Halau Kasus Covid-19 Usai Lebaran

Ilustrasi/Medcom.id Ilustrasi/Medcom.id

Dadali: Pemudik yang datang ke wilayah Cianjur, Jawa Barat, bakal dites usap polymerase chain reaction (PCR), usai mudik Lebaran. Pemerintah Kabupaten Cianjur pun telah menyiapkan 60 ribu alat tes usap PCR. 

Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan pengadaan alat tes usap PCR itu sebagai upaya mendeteksi penyebaran covid-19, terutama pasca-Idulfitri yang kemungkinan terbawa warga dari luar daerah. Alat tes usap PCR itu akan disebar ke semua puskesmas. 

"Alat gratis. Ini semua untuk antisipasi dan mendeteksi penyebaran covid-19 agar cepat terkendali seandainya ada temuan kasus baru," kata Herman ditemui di Pendopo Cianjur, Rabu, 19 Mei 2021, melansir Media Indonesia. 

Hingga Selasa, 18 Mei 2021, kasus konfirmasi covid-19 di Cianjur mencapai 5.168 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.380 orang sudah selesai isolasi atau dinyatakan sembuh, 538 orang masih dalam proses, 136 orang meninggal, serta 114 orang beralamat di luar Cianjur. 

"Di minggu pertama pasca Idulfitri, yang terdampak covid-19 hanya 80 orang. Ini paling kecil di minggu ini," tutur dia.

Baca juga: Minum Air Setelah Makan, Pentingkah?

Namun, Herman masih menyimpan kekhawatiran terjadi potensi penambahan kasus baru covid-19. Terutama dari warga pendatang ataupun warga Cianjur yang pulang kampung saat Lebaran

"Ini yang kami khawatirkan," imbuhnya.

Karena itu, lanjut Herman, ia menginstruksikan satuan tugas di semua tingkatan pemerintahan hingga ke RT dan RW mendata secara akurat data warga yang datang dari luar daerah. Mereka juga diharuskan melapor ke pihak puskesmas agar segera dilakukan tes usap. 

"Ini untuk memudahkan tracing dan tracking seandainya ditemukan ada yang konfirmasi positif," pungkas Herman. (Benny Bastiandy)



(CIA)

Berita Terkait