Disperdagin Kota Depok Gelar Pelatihan Desain Fesyen untuk Pelaku IKM

Tempat swafoto warga Depok. Foto: Antara/Feru Lantara Tempat swafoto warga Depok. Foto: Antara/Feru Lantara

Depok: Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok, Jawa Barat, menggelar pelatihan desain fesyen. Sebanyak 20 pelaku industri kecil dan menengah (IKM) dibekali ilmu merancang busana.

"Selama empat hari berlatih dari nol hasilnya luar biasa. Mereka mampu membuat sebuah baju sesuai khas brand fashion-nya," kata Kepala Bidang Perindustrian Disperdagin Kota Depok, Dzikrulloh Kamali, dilansir dari Antara, Senin, 21 Maret 2022.

Pada pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan untuk membuat pola, memadukan warna, mengombinasikan satu bahan dengan bahan lainnya, sampai membuat sebuah baju. Batik yang digunakan peserta berasal dari rumah batik Tradjumas dan Puri Ambari.

Baca: Lewat e-PBB, Wajib Pajak di Depok Bisa Cetak SPPT

Kamali mengatakan, 10 dari 20 peserta pelatihan dengan desain busana terbaik akan diikutsertakan dalam ajang Depok Festival Fashion Mei 2022. "Kami berharap melalui pelatihan ini dapat menambah skill dan kepercayaan diri mereka dalam mengembangkan brand-nya," ujar Kamali.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok turut serta membimbing pelaku IKM mengenai cara menjual produk secara online. "Kami siap mendukung perkembangan sentra industri tersebut dengan memberikan motivasi kepada para pelaku usahanya terutama UMKM," jelas dia.

Kamali mengaku bangga pelaku usaha di Kota Depok yang memiliki sentra industri batik. Usaha ini berlokasi di Perumahan Bumi Sawangan Indah (BSI) Jalan Cendrawasih 7 Blok C3 Nomor 72, Kecamatan Sawangan.

Baca: Polisi Temukan 2.300 Liter Minyak Goreng Palsu di Depok

"Ini menjadi kebanggaan tersendiri. Ternyata di Depok ada warga yang bisa memproduksi batik khas yang menggambarkan ciri dan sejarah Kota Depok," tutur dia.

Dia berharap, sentra batik ini dapat terus berkembang. Sehingga bisa memberikan dukungan terhadap pengembangan ekonomi di Kota Depok.

"Kita dukung batik yang diciptakan oleh warga kita. Semoga ke depannya terus berkembang," ucap dia.



(UWA)