RSUD Subang Hadirkan Teknologi Pemecah Batu Ginjal Tanpa Operasi

Bupati Subang Ruhimat (paling kiri) berbincang-bincang dengan Dirut RSUD Subang Ahmad Nasuhi (paling kanan) saat pengenalan alat kesehatan canggih yang dihadirkan RSUD Subang. (ANTARA/Ali Khumaini) Bupati Subang Ruhimat (paling kiri) berbincang-bincang dengan Dirut RSUD Subang Ahmad Nasuhi (paling kanan) saat pengenalan alat kesehatan canggih yang dihadirkan RSUD Subang. (ANTARA/Ali Khumaini)

Subang: Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Subang menghadirkan kini memiliki alat pemecah ginjal tanpa operasi. Alat canggih ini dihadirkan untuk meningkatkan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Direktur Utama RSUD Subang, Ahmad Nasuhi mengatakan RSUD Subang  memiliki dua alat kesehatan yang canggih. Diantaranya ada extracorporeal shock wave lithotrispy (ESWL) dan bronchoscopy.

Nasuhi menyampaikan, ESWL adalah sebuah teknologi terbaru dengan kualitas tinggi yang dapat memecah batu ginjal dengan gelombang kejut, tanpa operasi. ESWL merupakan produk impor Jerman yang dibeli dengan harga sekitar Rp7,2 Miliar.

“Kami membeli alat kesehatan ESWL ini dengan dana kas RSUD. Sebab, keuangan RSUD Subang saat ini sudah SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran),” ucap Nasuhi dikutip dari Antaranews.com pada Minggu, 10 Desember 2023.

Sementara itu, bronkoskopi adalah alat medis yang digunakan untuk visualisasi trakea dan bronkus. Selain itu, bronkoskopi juga berperan dalam prosedur diagnostik dan terapi penyakit paru.

Nasuhi menjelaskan bahwa bronkoskop ini dibeli dengan biaya sekitar Rp2,6 miliar. Dana tersebut berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang merupakan bagian hasil dari pemerintah pusat.

Selain memiliki dua perangkat canggih ini, RSUD Subang juga telah menambahkan ruang tunggu khusus untuk keluarga pasien. Hal tersebut merupakan bentuk dari komitmen manajemen dalam meningkatkan pelayanan.
 



(SUR)

Berita Terkait