10 Efek Samping Mengonsumsi Kopi Setiap Hari pada Kesehatan

Banyak orang yang sengaja minum kopi setiap hari untuk menghilangkan rasa kantuk. Foto: Freepik Banyak orang yang sengaja minum kopi setiap hari untuk menghilangkan rasa kantuk. Foto: Freepik

Jakarta: Sebagian orang memiliki rutinitas minum kopi di pagi hari sebelum menjalani aktivitas. Namun jika dikonsumsi secara berlebihan, efek samping minum kopi setiap hari bisa menimbulkan gangguan kesehatan.

Dirangkum dari Hello Sehat, berikut efek samping mengonsumsi kopi setiap hari pada kesehatan:

1. Menimbulkan gangguan tidur

Banyak orang yang sengaja minum kopi setiap hari untuk menghilangkan rasa kantuk. Kafein pada kopi memang bisa membantu menstimulasi bagian otak yang menjalankan sistem fokus. Alhasil, konsentrasi meningkat dan Anda bisa bekerja lebih produktif.

Kafein juga bisa memblokir adenosin yaitu senyawa kimia yang bisa memicu kantuk. Sayangnya, gangguan tidur bisa menjadi bahaya yang muncul dari kebiasaan minum kopi setiap hari. Akibatnya, Anda akan kesulitan tidur hingga mengalami insomnia.

Umumnya, kita sulit tidur jika minum kopi pada sore atau malam hari. Untuk itu, jangan minum kopi lewat dari jam 6 sore.

2. Memicu rasa cemas

Bahaya minum kopi setiap hari yang bisa muncul lainnya adalah masalah mood, yaitu merasa gelisah atau cemas terus-menerus. Kafein pada kopi meningkatkan senyawa bernama adenosin monofosfat siklik. Senyawa ini meningkatkan kadar senyawa katekolamin di dalam darah.

Jika senyawa katekolamin pada tubuh meningkat, hal ini membuat tubuh menimbulkan respons yang serupa seperti Anda menghadapi ketakutan. Perasaan cemas dan gelisah ini bisa bertambah intens jika Anda mengonsumsi kopi secara berlebihan dalam satu hari.

Baca: 7 Cara Alami Bersihkan Noda Membandel pada Kaca, Wajib Dicoba!

3. Menimbulkan ketergantungan kafein

Kopi juga dapat menyebabkan ketergantungan. Jika Anda terbiasa minum kopi setiap hari, tubuh akan terbiasa dengan adanya kafein.

Kafein pada kopi merupakan salah satu senyawa stimulan yang memengaruhi sistem saraf pusat. Sistem saraf pusat berperan penting dalam mengendalikan emosi dan kondisi psikologis.

Jika Anda berhenti minum kopi mendadak, Anda akan mengalami yang namanya efek penarikan kafein atau caffeine withdrawal. Saat Anda mengalami kecanduan kafein, Anda akan merasa sakit kepala akibat kopi.

Beragam gejala kecanduan kafein lainnya yang bisa dirasakan, yaitu:

- Lelah,

- Kekurangan tenaga,

- Penurunan kewaspadaan

- Pikiran tak jernih,

- Kantuk,

- Sulit konsentrasi, dan

- Mudah tersinggung serta perubahan mood.

4. Menyebabkan berbagai masalah pencernaan

Kandungan kafein pada kopi bisa membuat otot katup kerongkongan bagian bawah melemah. Kondisi ini membuat katup tidak dapat menahan cairan lambung yang bersifat asam.

Akhirnya, asam lambung pun naik ke arah kerongkongan dan menyebabkan refluks asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD).

Asam pada kopi juga bisa memperparah luka atau masalah di lambung. Jadi, Anda perlu berhati-hati jika minum kopi dalam keadaan perut kosong.

Tanpa adanya makanan, cairan asam tidak terpakai untuk mencerna makanan. Akhirnya, cairan asam menggenang di lambung. Dalam kadar yang tinggi, asam bisa bersifat korosif sehingga mengiritasi lambung.

5. Meningkatkan tekanan darah

Untuk Anda yang memiliki hipertensi, berhati-hatilah dengan efek dari minum kopi setiap hari. Kandungan kafein pada kopi mampu memblokir hormon-hormon yang membuat pembuluh darah melebar.

Hal tersebut membuat pembuluh darah menyempit sehingga tekanan darah akan meningkat. Selain itu, asupan kafein juga meningkatkan senyawa adrenalin. Senyawa ini memicu kenaikan pembuluh darah dan jantung berdebar.

6. Membuat gigi kuning dan rentan berlubang

Selain lambung, bahaya minum setiap hari juga menyerang gigi. Dalam hal ini, efek kopi pada gigi, yaitu menimbulkan noda kuning.

Kopi memiliki kadar keasaman yang tinggi dan juga mengandung senyawa tanin dan flavonoid. Keduanya mampu meninggalkan noda pada permukaan gigi.

Selain itu, banyak kopi yang menggunakan bahan tambahan, seperti gula, susu, cokelat, atau krim. Seluruh bahan tambahan tersebut ternyata bisa meningkatkan pembentukan karies atau kerusakan pada permukaan gigi, sehingga menyebabkan gigi berlubang.

7. Sering buang air kecil

Umumnya, kafein pada kopi bersifat diuretik atau meningkatkan pengeluaran urine. Minum kopi setiap hari bisa menimbulkan efek buang air kecil lebih sering.

Mengutip studi terbitan American Journal of Physiology-Renal Physiology (2015), kafein menghambat proses reabsorpsi pada ginjal. Yaitu, proses penyerapan kembali zat-zat yang penting untuk tubuh.

Jika reabsorpsi berjalan tanpa hambatan, zat-zat penting akan menuju aliran darah. Tetapi, penghambatan reabsorpsi ini membuat zat-zat tersebut dibuang melalui urine sehingga frekuensi buang air kecil pun meningkat.

Sayangnya, jika asupan air Anda kurang, buang air kecil yang terlalu banyak bisa menyebabkan dehidrasi.

8. Merusak otot

Bahaya minum kopi setiap hari ini sebenarnya jarang terjadi. Namun, jika dikonsumsi dalam jangka waktu panjang dan dengan kadar kafein yang tinggi, risiko ini mungkin muncul.

Studi yang diterbitkan oleh jurnal Human and Experimental Toxicology (2014) menjelaskan konsumsi kopi dengan kadar kafein sangat tinggi setiap hari menyebabkan efek rhabdomyolysis atau kerusakan otot rangka.

Kafein diketahui meningkatkan kadar kalsium di dalam sel. Mineral ini berguna untuk memicu kontraksi otot. Kontraksi otot berlebihan dan terjadi dalam jangka panjang membuat otot rentan rusak dan mengalami rhabdomyolysis.

9. Meningkatkan pengeroposan tulang

Minum kopi diyakini meningkatkan kadar kalsium di dalam sel. Akan tetapi, berbagai penelitian menyatakan bahwa kandungan kafeinnya meningkatkan pengeluaran kalsium melalui urine.

Tentu, hal ini bisa membuat tubuh rentan mengalami kekurangan kalsium, terutama pada lansia. Efeknya, bahaya minum kopi setiap hari pun bisa meningkatkan risiko osteoporosis.

Meski demikian, ada pula penelitian lain yang mengatakan sebaliknya. Menurut The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism (2019) kopi menghasilkan senyawa yang mampu meningkatkan kepadatan mineral tulang, salah satunya kalsium.

Oleh karena itu, segera konsultasikan dokter jika Anda ingin rutin minum kopi dan rentan mengalami kekurangan kalsium.

10. Menghambat penyerapan zat besi

Efek samping minum kopi setiap hari ini rentan bagi orang-orang yang mengalami kekurangan zat besi. Seperti anemia defisiensi besi.

Pasalnya, kopi mengandung kafein, tanin, dan asam klorogenik yang bisa mengikat kadar zat besi. Oleh karena itu, zat gizi yang satu ini pun sulit diserap tubuh.

Biasanya, ketiga kandungan ini lebih cenderung mengikat zat besi yang berasal dari sumber zat besi nabati. Untuk menghindari ini, Anda bisa mengganti sumber zat besi menjadi daging merah, hati, dan makanan laut.



(UWA)