Puluhan Kucing Mati dengan Mengenaskan Termutilasi di Pasar Cikurubuk dan Indihiang

Ilustrasi kucing mati di di Perumahan Patraland Place diduga diracun (Foto / Metro TV) Ilustrasi kucing mati di di Perumahan Patraland Place diduga diracun (Foto / Metro TV)

Puluhan ekor kucing ditemukan dalam kondisi mati mengenaskan seusai beberapa bagian tubuhnya dimutilasi. Kucing-kucing tersebut ditemukan di pasar Cikurubuk dan pasar Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Beberapa organ lain dalam bangkai kucing itu hilang.

Ketua Tasikmalaya Peduli Kucing, Rellys Irel menuturkan bahwa pihaknya menemukan 13 ekor kucing di Pasar Indihiang, diduga adanya pembantaian yang dilakukan secara berturut-turut antara Jumat dan Sabtu, 1 Oktober 2022.

“Kami menemukan kalau di pasar Indihiang di blok daging itu ada 13 ekor dengan kondisinya mati mengenaskan dan dalam organ hilang, tapi beberapa ekor lain kepalanya disembelih. Akan tetapi, seminggu sebelumnya juga telah menemukan kasus serupa di Pasar Cikurubuk dan terdapat 8 ekor kucing mati dengan leher digorok,” ujarnya, dilansir dari Medcom.id, Senin, 3 Oktober 2022.

Ia mengungkapkan bahwa penemuan kucing yang mati di pasar Cikurubuk dan Indihiang seluruhnya berjumlah 21 ekor. Ia dan tim sempat berusaha menyelamatkan dua ekor kucing yang mengalami luka sayatan di bagian perut dan kondisinya telah dioperasi.

“Pembantaian kucing di pasar Cikurubuk dan pasar Indihiang relatif sama, karena semuanya itu mengalami luka dengan cara disembelih di bagian leher dan disayat di bagian perut. Kami, menduga pelakunya sama dan ditemukannya sekitar pukul 03.00 WIB pagi dengan kejadian ini berharap pelakunya bisa segera ditangkap,” katanya.

Menurut dia, pembunuhan puluhan kucing di Kota Tasikmalaya sangat biadab. Ia sedang menelusuri pelaku dengan bertanya kepada para pedagang. Sampai saat ini, tak ada yang mengetahui dalam aksi mutilasi dan pembunuhan itu.

“Kami datang hingga melaporkan ke Polres Tasikmalaya Kota supaya pelaku pembunuhan dan mutilasi puluhan ekor kucing bisa cepat ditangkap dan diadili. Apalagi, puluhan kucing yang ada di setiap lingkungan dilindungi oleh negara dan kami mendesak agar pelakunya itu bisa terungkap,” tuturnya.



(SUR)

Berita Terkait