Ikan Cupang Terlihat Lesu? Ini Tips yang Baik dan Benar untuk Merawatnya

Ikan Cupang. (Foto: Freepik) Ikan Cupang. (Foto: Freepik)

Dadali: Terdapat tren yang bermunculan di tengah pandemi covid-19, salah satunya adalah memelihara ikan cupang atau betta fish. Saat ini, ikan cupang banyak diminati oleh semua orang dari berbagai kalangan. Artis Tanah Air, mulai dari Ashanty, Dimas Anggara hingga Gisella Anastasia ternyata juga memelihara ikan ini.

Suatu hal yang memukau memang mudah sekali membuat kita terpikat. Ikan cupang ini memiliki daya tarik berupa siripnya yang indah disertai dengan warnanya yang cantik. Sama halnya dengan hewan peliharaan lain, ikan cupang juga membutuhkan perawatan yang baik lho agar siripnya dapat tumbuh dengan baik dan menjaga warnanya tetap indah.

Dilansir dari bobobox.co.id, terdapat 12 cara merawat ikan cupang yang baik dan benar. Tentunya tips ini cukup mudah untuk dilakukan dan dengan mengaplikasikannya dapat memperpanjang umur dari cupang kesayangan Anda di rumah.

1. Memilih ukuran wadah yang tepat

Wadah apa pun sebenarnya bisa digunakan untuk ikan cupang Anda. Tetapi, jika kamu memiliki uang berlebih, akan lebih baik untuk membeli akuarium. Akuariumnya kalau bisa tidak kurang dari dimensi 20 x 15 x 15 sentimeter. Ukuran ini cocok bagi ikan cupang yang relatif masih kecil.

2. Memerhatikan air yang digunakan

Air menjadi hal krusial yang perlu diperhatikan saat memelihara ikan cupang. Usahakan menggunakan air minum isi ulang bila air sumur Anda tidak terlalu jernih. Jangan lupa untuk mengganti air secara rutin minimal tiga hari sekali.

3. Cek volume air

Hal ini menjadi penting ketika Anda menggunakan wadah ikan cupang tanpa penutup. Disarankan wadah tersebut hanya terisi kurang lebih 40 persen. Sebab, ikan cupang Anda bisa jadi melompat keluar dari wadahnya apabila diisi secara keseluruhan.

4. Membersihkan wadah secara rutin

Memelihara hewan, termasuk ikan cupang, harus selalu dijamin kebersihan tempat tinggalnya secara rutin. Wadah yang kotor dapat meningkatkan risiko timbulnya penyakit pada ikan cupang yang dapat berujung kematian.

Ada baiknya, wadah dibersihkan secara rutin setiap tiga hari sekali. Namun, tidak semua orang memiliki waktu yang luang untuk melakukan hal tersebut. Namun, usahakan setidaknya Anda membersihkan wadah ikan cupang tersebut seminggu sekali.

5. Cara memindahkan ikan cupang

Memelihara ikan cupang tidak bisa sembarangan. Pasalnya, jika tidak hati-hati dalam merawatnya, ikan cupang akan lebih rentan untuk mati. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah saat memindahkan ikan cupang di saat pembersihan wadah.

Ikan cupang juga perlu beradaptasi dengan air yang baru. Dengan begitu, jangan mengganti air secara keseluruhan. Buanglah sedikit air yang sudah kotor dan campurkan dengan yang baru.

Usahakan seminimal mungkin ikan cupang terkena kontak dengan barang tertentu saat proses pergantian air. Hindari menggunakan jaring pengambil ikan untuk memindahkan ikan cupang. Hal ini dapat merusak sirip maupun ekor ikan. Siapkan tempat penampungan sementara ikan cupang saat pergantian air dilakukan.

6. Memilih Makanan Ikan yang Tepat

Makanan menjadi salah satu kunci untuk memastikan ikan cupang Anda terawat dengan baik. Jenis makanan ikan cupang di antaranya adalah kutu air, udang daun jati, daun ketapang, dan tanaman spirulin.

Berilah makan ikan cupang Anda sedikit demi sedikit. Kalau sudah habis, coba tambahkan sedikit lagi untuk mengamati apakah ikan cupang Anda hanya membutuhkan makanan yang relatif sedikit.

Sisa makanan yang tidak habis dapat menimbulkan kotoran dalam wadah ikan cupang. Dengan begitu, risiko munculnya penyakit pada ikan pun akan meningkat.

7. Menjemur ikan secara rutin

Tips merawat ikan cupang selanjutnya adalah menjemur ikan cupang secara rutin. Selain ikan Anda menjadi lebih segar, bakteri serta jamur yang mungkin ada di wadah ikan pun akan terbunuh.

Jemur ikan cupang selama 15 sampai 30 menit di area yang tak terlalu panas atau dingin. Gerakan ikan perlu dipantau, jika terlihat panik, segera pindahkan ke tempat yang lebih teduh lagi.

8. Tidak membuat ikan cupang stres

Terdapat esensi utama ketika merawat ikan cupang, usahakan untuk tidak membuatnya stres. Bangunlah tempat tinggal ikan cupang seolah mirip dengan habitat aslinya. Kehadiran bebatuan dan berbagai tanaman air akan menjadi tempat yang nyaman dan aman untuk ikan, apalagi ikan cupang merupakan ikan yang gemar bersembunyi terlebih lagi saat mereka tidur.

9. Memisahkan ikan cupang

Pisahkan ikan cupang jantan dengan yang betina. Memisahkan ikan cupang diperlukan agar mereka tak beradu. Anda diperbolehkan untuk menyatukan ikan cupang jantan dengan betina ketika musim kawin tiba.

10. Bisa menambahkan teman ikan

Jika sebelumnya ikan cupang tidak diperbolehkan untuk disatukan dalam wadah yang sama, tips berikutnya justru berbanding terbalik. Anda boleh saja menambahkan teman untuk ikan cupang Anda asalkan ikan tersebut betina.

Hal yang perlu diperhatikan adalah pemilihan jenis ikan yang akan dimasukkan ke dalam wadah yang sama. Ikan matera atau tiger barb merupakan ikan yang cocok untuk menjadi teman ikan cupang Anda. Keduanya memiliki perilaku yang hampir sama, yakni suka menggigit sirip ikan lain.

11. Menambah garam pada air wadah ikan

Garam ikan hias dapat diberikan kepada ikan cupang untuk menyeimbangkan osmosis di dalam tubuh ikan cupang. Metabolisme ikan yang kurang baik juga dapat disembuhkan dan distabilkan dengan menggunakan garam ini. Takaran yang aman, yaitu 0,1 dari volume air wadah ikan.

12. Obat ikan cupang jika terlihat lemas

Terakhir, ikan cupang yang terlihat lemas dan malas bergerak bisa jadi pertanda ikan cupang Anda sedang sakit. Teteskan metil biru, garam ikan hias, pomate, dan obat tetra clor secukupnya untuk mengobatinya. Campurkan obat ke dalam wadah ikan cupang yang telah terisi air, aduk hingga rata, kemudian masukkan ikan cupang.

 

 

 

 

 

 



(SYI)

Berita Terkait