5 Fakta Windy Cantika Aisah, Atlet Angkat Besi Kebanggaan Jabar

Atlet angkat besi Indonesia, Windy Cantika Aisah, memamerkan medali perunggu yang ia raih di Olimpiade Tokyo (AFP/Vincenzo Pinto) Atlet angkat besi Indonesia, Windy Cantika Aisah, memamerkan medali perunggu yang ia raih di Olimpiade Tokyo (AFP/Vincenzo Pinto)

Dadali: Tahukah Anda, bahwa Windy Cantika Aisah atlet angkat besi yang berhasil mempersembahkan perunggu dari cabang olahraga angkat besi 49 kilogram berasal dari Jawa Barat?  Perempuan kelahiran Bandung, 11 Juni 2002 itu sekaligus menjadi peraih medali pertama Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020.

Sontak sosok Windy yang masih belia itu mencuri perhatian warganet. Lalu bagaimana sosok perempuan asal Jawa Barat yang dipuji Ridwan Kamil ini?

Dihimpun dari berbagai sumber berikut rangkuman tim Dadali.id mengenai fakta menarik di balik keberhasilan Windy:

1. Menjadi atlet sejak SMP

Olahraga angkat besi sudah dipilih Windy sejak remaja. Windy diketahui sudah menggeluti olahraga ini sejak dia SMP.

Sejak itu, dirinya terus dilatih untuk menjadi atlet profesional Indonesia di masa depan. Sempat menjuarai berbagai kompetisi sebelumnya, Windy tidak diberi beban berlebihan oleh Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI).

PABSI memilih hal tersebut agar Windy bisa tampil tanpa tekanan berlebihan. Hal tersebut berujung manis, sebab medali perunggu berhasil dia bawa pulang.


2. Peraih rekor dunia junior di SEA Games di Filipina 2019

Windy Cantika Aisah baru menjalani debutnya pada SEA Games di Filipina pada  2019 lalu. Pada kesempatan itu ia berhasil meraih medali emas dan tiga rekor dunia junior.

Saat itu dia turun di kelas 49 kg di Ninoy Aquino Memorial Stadium. Pelatihnya, Dirdja Wihardja, sudah wanti-wanti, agar Windy mencapai angkatan total 190 kg, angka yang melebihi rekor terbaiknya.

 

Baca juga:  Sosok Windy Cantika Aisah, Penyumbang Medali Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo


3. Pecahkan rekor pribadi

Dalam ajang  olimpiade Tokyo,  total angkatan Windy Cantika di laga tersebut mencapai  194 kg. Hal tersebut lebih baik dari total angkatan yang dia lakukan di Kejuaraan Dunia Junior 2021 yaitu 191 kg.


4. Menjadi kebanggan Jawa Barat

Perempuan kelahiran Bandung, 11 Juni 2002 ini, ikut dibanggakan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Dalam unggahan Instagramnya, Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil, menyebut bahwa prestasi Windy sangat membanggakan kita semua di Indonesia.

"Prestasi ini tak saja menjadi kebanggaan bagi Jabar, melainkan juga Indonesia, yang sekaligus memberi gairah, harapan, dan semangat baru bagi masyarakat Indonesia dalam suasana keprihatinan menghadapi gelombang kedua pandemi," tutur Ridwan Kamil, Sabtu, 24 juli 2021.


5. Ganjaran bonus menanti  Cantika

Seperti yang dijanjikan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Peraih emas bakal diguyur bonus Rp5 miliar rupiah, perak Rp2 miliar rupiah, dan perunggu Rp1 miliar rupiah.

Selain itu, bonus juga datang dari pihak swasta. Pihak swasta yang sudah memastikan mengucurkan bonus adalah bos dari J99.Corp, Gilang Widya Pramana, dengan besaran, emas  Rp 500 juta rupiah, perak  Rp250 juta rupiah, dan perunggu  Rp100 juta rupiah.
 
Dengan begitu paling sedikit, Lifter asal Kabupaten Bandung itu bakal meraih bonus sebesar Rp1,1 miliar rupiah.
 
Itulah  informasi mengenai fakta Windy Cantika yang menyumbang medali pertama untuk Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Semoga atlet Indonesia yang berjuang di sana selalu sehat dan membanggakan Indonesia.



(NAI)