Ada Klaster Covid-19 di Industri, Ini yang Dilakukan Bupati Purwakarta

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purwakarta. MI/Reza Sunarya Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purwakarta. MI/Reza Sunarya

Dadali: Peningkatan kasus covid-19 yang berasal dari klaster industri di Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta, menjadi perhatian pemerintah daerah setempat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta menyebutkan kenaikan angka kasus covid-19 di PT South Pacific Viscose kian mengkhawatirkan lantaran adanya kenaikan yang cukup signifikan. Total, terdapat 46 orang yang positif covid-19 dari hasil tracing yang terhitung sejak 28 Mei 2021.

"Satgas Kabupaten Purwakarta melaksanakan evaluasi ternyata ada peningkatan yang cukup signifikan di Kabupaten Purwakarta, terkait yang terkonfirmasi positif, kemudian ada satu klaster yang terkonfirmasi positif yaitu klaster industri yang berada di wilayah Kecamatan Babakan Cikao yaitu PT. South Pacific Viscose," kata Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, Rabu, 9 Juni 2021, seperti dilansir dari Mediaindonesia.com.

Anne menyebutkan yang kedua evaluasi tentang BOR (Bed Occupancy Ratio) angka ketersediaan tempat tidur di rumah sakit, mengingat saat ini rumah sakit di Kabupaten Purwakarta penuh. "Sesuai data yang tercatat melalui Dinas Kesehatan sejak hari Sabtu-Minggu terdapat 22 orang pasien yang sembuh, 16 orang DNA, dan 1 meninggal," ujarnya.

Baca juga: Satu Keluarga Terpapar Covid-19, RT di Dago Bandung di-Lockdown

Anne mengatakan, pihaknya melakukan tracking secara menyeluruh. Walaupun, hanya ada dalam satu divisi yang terkonfirmasi positif. 

"Berdasarkan informasi yang kami dapatkan yang terkonfirmasi positif itu hanya satu divisi power plant kita akan melihat apakah kontak erat itu sudah di tracing kalau tidak itu wajib dilakukan keluarga yang 46 orang itu harus melaksanakan tes PCR kalau ada yang positif harus dilakukan isolasi yang sudah kita dan perusahaan siapkan atau melaksanakn isolasi mandiri dengan pengawasan yang cukup ketat," tegasnya. (Reza Sunarya)
 



(SYI)

Berita Terkait