Keren! Bandung Jadi Satu-satunya Kota di Indonesia yang Masuk 50 Smart City Dunia

Gedung Sate Foto: Dok. MI Gedung Sate Foto: Dok. MI

Dadali: Eden Strategy Institute, sebuah firma konsultan strategi yang berkantor di Singapura, baru saja merilis Top 50 Smart City Government rangkings pada Rabu, 31 Maret 2021. Siapa sangka, ternyata salah satu kota di Indonesia termasuk ke dalam daftar tersebut lho

Kota yang dimaksud tidak lain adalah Kota Bandung, Jawa Barat. Kota Kembang itu menjadi satu-satunya wilayah di Indonesia yang masuk ke dalam daftar 50 besar smart city di dunia. Tentunya, ini merupakan sebuah prestasi yang sangat membanggakan.

Mendegar kabar tersebut, Wali Kota Bandung, Oded M Danial, sangat mengapresiasinya. Dengan prestasi ini, maka sudah menggambarkan bahwa Pemerintah Kota Bandung benar-benar serius dalam mewujudkan konsep ‘smart city’.

“Terlebih dalam penghargaan yang diraih ini, Pemkot Bandung dapat dikatakan berada dalam kumpulan kota-kota besar dunia lainnya, seperti Seoul, London, Barcelona, Helsinki, yang dikenal sebagai kota-kota sudah sangat mau dan mapan dalam pengembangan kota pintar,” kata Oded di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Rabu, 31 Maret 2021, seperti dilansir dari Medcom.id.

Hebatnya, Kota Bandung berada di peringkat 26 dan mengungguli sejumlah kota besar di dunia. seperti Adelaide Australia (peringkat 31), Boston Amerika Serikat (peringkat 32), Dubai Uni Emirat Arab (peringkat 34), Frankfurt Jerman (peringkat 38) dan bahkan Los Angeles Amerika Serikat (peringkat 40).

“Peringkat teratas Pemerintah Kota Pintar tahun 2020 - 2021 dinilai mampu berkolaborasi dan bermitra dengan para pemangku kepentingan lain dari sektor publik dan swasta, menggunakan solusi dan data digital untuk memberikan layanan dan membuat keputusan dengan tetap mempertimbangkan implikasi pada inklusi dan kepercayaan warga,” ucap Managing Partner di Eden Strategy Institute, Calvin Chu Yee Ming dalam rilis yang diterima Medcom.id, 31 Maret 2021.

Sebanyak lebih dari 230 kota menjadi subjek dalam studi yang dilakukan oleh Eden Strategy Institute ini. Agar lebih akurat, pemerintah kota juga diundang untuk menyampaikan informasi detail pendukung, laporan, dan hasil dari program pengembangan kota pinta di wilayahnya.

Para pejabat di kota terpilih juga diwawancara untuk memvalidasi fakta. Tak hanya itu, giat ini dilakukan untuk menelisik lebih dalam perihal tantangan, kendala, dan inovasi yang dilakukan untuk menjadikan kota mereka sebagai kota pintar.

Studi Eden Strategy Institut tahun 2020-2021 ini juga menyoroti kota-kota pintar di beberapa kawasan yang sedang berkembang namun tidak masuk dalam peringkat 50 teratas. 

“Kami juga ingin mendorong kota-kota lainnya di dunia di berbagai kawasan agar secepatnya meluncurkan inisiatif kota pintar yang unik dan kreatif, meskipun mereka tidak termasuk dalam top 50,” ujarnya. (Roni Kurniawan)


 



(SYI)

Berita Terkait