Wilayah Sukabumi Alami Tanah Longsor Akibat Cuaca Ekstrem

Kondisi ruang Madrasah Diniah Nurul Ahkam di Kampung Legokjabon, RT 005, RW 004, Desa Cirendang, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang rusak berat akibat tertimbun longsor. ANTARA/Aditya Rohman Kondisi ruang Madrasah Diniah Nurul Ahkam di Kampung Legokjabon, RT 005, RW 004, Desa Cirendang, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang rusak berat akibat tertimbun longsor. ANTARA/Aditya Rohman

Sukabumi: Bencana tanah longsor menimpa beberapa desa di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat,  akibat cuaca ekstrem. Beberapa warga kehilangan rumah dan sejumlah fasilitas rusak.

"Akibat bencana tersebut sejumlah bangunan seperti rumah mengalami kerusakan dan ruang kelas serta berdampak kepada fasilitas umum lainnya," kata Humas BPBD Kabupaten Sukabumi Sandra Fitria, dilansir dari Antaranews.com, Selasa, 14 November 2023.

Adapun rincian bencana tersebut untuk tanah longsor terjadi di Kampung Kebonhiji, RT02, RW01, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak. Terjadi longsor tebing tanah sepanjang empat meter dengan tinggi lima meter yang mengancam satu rumah warga dihuni satu jiwa.

Kemudian bencana angin kencang mengakibatkan satu rumah yang dihuni satu jiwa roboh di Kampung Sukarame, RT 01/05, Desa/Kecamatan Parakansalak. Meskipun tidak ada korban jiwa, tetapi penghuninya harus mengungsi.

Selanjutnya, longsor terjadi di Kampung Legokjabon, RT 005, RW 004, Desa Cirendang, Kecamatan Cikakak mengakibatkan satu ruang Madrasah Diniah Nurul Ahkam rusak berat.

Bencana serupa terjadi di Kampung Tangkil, RT 01/05, Desa Lebaksari, Kecamatan Parakansalak. Longsor tebing tanah dengan panjang 50 meter, lebar 10 meter, dan tinggi 30 meter mengakibatkan jalan desa tertutup.

Sandra mengimbau agar para warga selalu waspada dengan kondisi cuaca ekstrem, karena memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti longsor angin kencang, banjir dan sebagainya.



(SUR)

Berita Terkait