5 Manfaat Teh Hijau Bagi Kesehatan dan Cara Terbaik Mengonsumsinya!

Teh hijau. istockphoto Teh hijau. istockphoto

Dadali: Teh hijau yang berasal dari daun tumbuhan camellia sinensis dipercaya sejak dulu dapat bermanfaat bagi kesehatan. Minuman ini kerap digunakan dalam pengobatan Jepang dan Cina selama berabad-abad lamanya.

Bahkan, teh hijau disebut sebagai salah satu minuman paling sehat di dunia. Teh hijau juga diyakini dapat mencegah berbagai penyakit.

Melansir Alodokter.com, proses pengolahan teh hijau lebih singkat dibanding teh lainnya, ini membuat kandungan nutrisi pada teh hijau terjaga. Pasalnya, di dalam 100 gram teh hijau terkandung beragam nutrisi seperti satu kkal energi, 0,2 gram protein, 1 miligram magnesium, 8 miligram kalium, dan 12 miligram kafein.

Teh hijau juga mengandung antioksidan, antiradang, dan antikanker yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Antioksidan dalam teh hijau bermanfaat melawan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh.

Baca juga: Ini Akibatnya Jika Orangtua Kerap Larang Anak Menangis

Paparan radikal bebas yang belebihan dapat merusak sel-sel tubuh hingga menyebabkan penuaan dini dan penyakit berbahaya seperti kanker. Salah satu kandungan antioksidan dalam teh hijau adalah katekin.

Senyawa katekin ini bertugas menghentikan kerusakan sel-sel tubuh. Teh hijau yang dikonsumsi secara rutin ternyata dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, yakni:

1. Mencegah penyakit jantung dan stroke

Penyakit jantung dan stroke sangat berbahaya, bahkan disebut sebagai penyebab kematian tertinggi di dunia. Sebuah riset menunjukkan, konsumsi teh hijau dapat menurunkan kolesterol total dan kolesterol jahat.

Teh hijau yang mengandung asam fenolik juga dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner. Bagi kamu yang memiliki penyakit jantung dan stroke dapat mengonsumsi rutin teh hijau sebanyak 2-3 kali sehari.

Ahli menyarankan agar mengonsumsi teh hijau setelah makan, agar tak merangsang produksi asam lambung saat kondisi perut kosong.

2. Menghambat pertumbuhan sel kanker

Polifenol dalam teh hijau merupakan salah satu antioksidan yan gdapat menghambat pertumbuhan berbagai jenis sel kanker. Seperti kanker kulit, kanker paru-paru, kanker lambung, dan kanker payudara.

Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut dan menyeluruh terkait hal ini. Guna memastikan efektivitas teh hijau dalam mencegah kanker.

Baca juga: Kena Friendzone? Ini 4 Cara Supaya Dia Tahu Perasaanmu!

3. Mencegah diabetes

Teh hijau disebut dapat meningkatkan kinerja insulin dan mengurangi kadar gula darah pada penderita diabetes. Sehingga, teh hijau aman dikonsumsi orang yang menderita diabetes.

Namun perlu diingat, teh hijau harus dikonsumsi murni tanpa campuran gula maupun susu. Akan percuma karena akan menambah kandungan kadar gula dalam teh hijau.

4. Menurunkan berat badan

Uji klinis menunjukkan bahwa teh hijau bermanfaat dalam meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar lemak, terutama lemak di bagian perut. Caranya, jangan mencampurkan tambahan apapun dalam teh hijau yang diseduh.

Teh hijau yang dicampur dengan susu, madu, atau jeruk nipis tidak disarankan. Sebab, penambahan susu atau madu dapat meningkatkan kandungan kalori dalam teh hijau. Sementara, jeruk nipis memang memiliki khasiat untuk menurunkan berat badan, tapi tak disarankan dikonsumsi orang yang memiliki penyakit maag.

Selain itu, manfaat penurunan berat badan ini tidak berlaku bagi orang dewasa yang mengalami obesitas.  

Baca juga: Deretan Mitos Supermoon, Disebut Bisa Buat Orang Jadi Gila hingga Keluarnya Raja Iblis

5. Menstabilkan tekanan darah

Teh hijau diketahui dapat melemaskan otot-otot di pembuluh darah, sehingga mampu menurunkan tekanan darah. Kandungan polifenol di dalam teh hijau juga mampu menurunkan tekanan darah.

Para ahli menyarankan agar tak mengonsumsi teh hijau secara berlebihan. Teh hijau yang dikonsumsi secara berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan hati. Untuk itu, batasi konsumsi teh hijau sebanyak 2-3 cangkir sehari.



(CIA)

Berita Terkait