Ridwan Kamil Sarankan WFH Dijalankan Sampai Pertengahan Januari 2021

Anda harus bisa produktif meski bekerja dari rumah. (Foto: Ilustrasi Pexels) Anda harus bisa produktif meski bekerja dari rumah. (Foto: Ilustrasi Pexels)

Dadali: Proses vaksinasi akan digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada minggu ketiga Januari 2021. Terkait hal itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengimbau agar perusahaan menerapkan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi karyawannya.

Work from home tetap kami rekomendasikan dalam 14 hari ke depan,” kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau biasa disapai Emil, dalam konferensi pers yang disiarkan secara langsung melalui akun YouTube Humas Jabar, pada Selasa, 5 Januari 2021.

Ia juga memaparkan bahwa selama liburan panjang dari 20 Desember 2020 sampai 2 Januari 2021, terdapat 3.768 wisatawan yang diambil sampelnya untuk rapid test antigen. Dari ribuan wisatawan, yang bereaksi positif ada 65 orang. 

Saat ini, terdapat lima daerah yang menyandang status zona merah penyebaran covid-19 di Jabar. Daerah-daerah tersebut adalah Kabupaten Cirebon, Kabupaten Karawang, Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kota Tasikmalaya.

Emil heran kenapa Tasikmalaya yang daerahnya kecil, seringkali berstatus zona merah. Karena itu, pihaknya akan meneliti lebih lanjut terkait fenomena tersebut. 

Lebih lanjut, kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di Jawa Barat masih belum ditentukan kapan akan diberlakukan. Pembahasan lebih lanjut mengenai KBM tatap muka akan dibahas minggu ini. Kemungkinan hasilnya sudah bisa diumumkan minggu depan.

Mantan Wali Kota Bandung itu juga menyatakan rasa terima kasihnya kepada seluruh warga Jawa Barat yang sudah taat. Ketaatan masyarakat terhadap protokol kesehatan merupakan kunci dari percepatan penanganan pandemi covid-19.

“Saya menghaturkan terima kasih kepada seluruh warga Jawa Barat yang taat pada arahan pemerintah, Polda, dan Kodam yang tidak melaksanakan kegiatan tahun baru dengan keramaian, kerumunan, dan pergerakan yang tidak perlu,” tuturnya.


 



(SYI)

Berita Terkait