Tertabrak Kereta Api Serayu, Pria Tanpa Identitas Langsung Tewas di Tempat

Kereta Api Serayu jurusan Purwokerto-Pasar Senin menabrak seorang pejalan kaki di Jalan Khoer Affandi, Kelurahan Awipari, Kota Tasikmalaya. MI/Kristiadi. Kereta Api Serayu jurusan Purwokerto-Pasar Senin menabrak seorang pejalan kaki di Jalan Khoer Affandi, Kelurahan Awipari, Kota Tasikmalaya. MI/Kristiadi.

Dadali: Seorang pejalan kaki tertabrak Kereta Api (KA) Serayu jurusan Purwokerto-Pasar Senin pada Rabu, 16 Juni 2021 malam. Korban yang saat itu sedang berjalan kaki di Jalan Khoef Affandi, Kelurahan Awipari, Kecamatan Cibereum, Kota Tasikmalaya, langsung meninggal dunia usai terpental di bawah jembatan Cimulu. 

Petugas Polsuska Daops 2 Bandung, Kustiana, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masinis KA di Stasion Tasikmalaya bahwa ada salah seorang pejalan kaki dari arah Manonjaya ke arah Awipari berjalan kaki tertabrak. 
 
Setelah dicek ke lokasi kejadian, ia membenarkan korban berada di bawah jembatan dan kondisinya meninggal dunia. 

"Di lokasi kejadian juga ditemukan sandal dan payung. Payung yang dimiliki korban diduga terpental 10 meter dan masuk ke sungai," kata Kustiana, Rabu, 16 Juni 2021, seperti dilansir dari Mediaindonesia.com.

Ia mengatakan, pihaknya mendapat laporan ada seorang pejalan kaki dari arah timur ke barat telah tertabrak KA Serayu nomer 305 dan membuat korban meninggal di lokasi. 
 
"Kami telah melihat korban di bawah sungai dan dipastikan pejalan kaki tersebut sebagai laki-laki karena melihat sandal dan payung yang dibawanya," lanjut dia. 

Baca juga: Penumpang Motor Tewas Tertabrak Kereta Api Barang Tasikmalaya-Banjar
 
Kapolsek Cibeureum Polres Tasikmalaya Kota Ajun Komisaris Suyitno menyatakan pihaknya mendapat laporan dari para saksi mata melihat seorang pejalan kaki berjenis kelamin laki-laki tengah duduk di perlintasan rel dan selang beberapa jam datang KA Serayu datang. 

Korban diduga terlempar dan masuk ke Sungai Cimulu. Sebelum tertabrak, beberapa kali KA Serayu memberikan klakson tetapi korban tidak mendengarnya.

"Korban telah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soekardjo dan jenis kelaminnya laki-laki tanpa identitas," ujarnya. (Kristiadi)



(SYI)

Berita Terkait