Cegah Banjir, Pemkab Bekasi Normalisasi 44 Titik Sungai

Normalisasi 44 Titik Sungai (FOTO: ANtara) Normalisasi 44 Titik Sungai (FOTO: ANtara)

Dadali: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, terus berupaya mencegah serta menanggulangi masalah banjir. Salah satunya dengan menormalisasi puluhan sungai yang mengalami penyempitan dan pendangkalan.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan mengatakan tahun ini ada sekitar 44 kegiatan normalisasi. Iwan membeberkan anggarannya mencapai Rp25,4 miliar.

"Sedang dikerjakan, progresnya sudah 36 persen. Kami targetkan di akhir Desember nanti seluruh kegiatan normalisasi sudah selesai," kata dia, dilansir dari Antara, Jumat, 5 November 2021.

Meski demikian, ia menegaskan normalisasi sungai bukan satu-satunya solusi mencegah banjir. Namun setidaknya, upaya tersebut menandakan pemerintah daerah maksimal dalam mencegah dan mengendalikan musibah banjir.

Ia meminta masyarakat untuk ikut mencegah banjir melanda wilayahnya. "Misalnya dengan perilaku tidak membuang sampah sembarangan termasuk ke sungai karena itu juga menjadi pemicu terjadinya banjir," tambahnya.

Bahkan dalam normalisasi sungai, kata Iwan, terdapat beberapa kendala. Di antaranya tidak ada akses jalan untuk masuk alat berat hingga banyaknya bangunan liar di bantaran sungai.

"Itu menghambat proses pekerjaan, mudah-mudahan tidak membuat pekerjaan jadi tidak maksimal, " ujar Iwan.

Dirinya menyebut, salah satu titik pekerjaan normalisasi berada di aliran Sungai Srengseng sepanjang delapan kilometer yang melintasi enam desa di wilayah itu. Antara lain, Desa Setiadarma (di sisi kiri sungai), Desa Tambun, Mekarsari, Wanasari, Tridaya Sakti, dan Desa Sumberjaya (di sisi kanan sungai).



(RAO)

Berita Terkait