Jalan Rusak Akibat Longsor, Bupati Cianjur Targetkan Perbaikan Rampung Akhir Tahun

Jalan penghubung antar kecamatan di Desa Rawabelut, Kecamatan Sukaresmi, Cianjur, Jawa Barat, segera diperbaiki untuk memudahkan aktifitas terutama perekonomian warga.(ANTARA/Ahmad Fikri). (Ahmad Fikri) Jalan penghubung antar kecamatan di Desa Rawabelut, Kecamatan Sukaresmi, Cianjur, Jawa Barat, segera diperbaiki untuk memudahkan aktifitas terutama perekonomian warga.(ANTARA/Ahmad Fikri). (Ahmad Fikri)

Cianjur: Bupati Cianjur Herman Suherman memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Cianjur segera memperbaiki akses jalan yang berada di Kecamatan Sukaresmi. Rekonstruksi jalan yang rusak akibat longsor ini ditarget rampung akhir tahun.

Warga mengeluhkan rusaknya akses jalan di Desa Rawabelut, Kecamatan Sukaresmi, yang terhubung dengan dua kecamatan, yakni Kecamatan Cipanas dan Kecamatan Pacet. Kerusakan ini terjadi setelah tergerus dan tertimbun longsor beberapa waktu lalu.

“Akses jalan sejauh 1,5 kilometer sempat tergerus dan tertimbun longsor diikuti pergerakan tanah. Jalan penghubung antar kecamatan itu kini hanya bisa dilalui sepeda motor,” ungkap Herman, dilansir dari Antaranews.com, Kamis, 28 Juli 2022. 

Baca juga: Abrasi Merusak Jalan Dekat Bibir Pantai Karawang, Butuh Rp9,7 Triliun untuk Penanganan

Jalan tersebut merupakan akses utama yang dipakai warga beraktivitas, khususnya perekonomian. Herman menargetkan rekonstruksi jalan tuntas sebelum pergantian tahun agar aktivitas warga kembali normal. 

Kepala Dinas PUPR Eri Rihandiar mengatakan akan bekerja keras merealisasikan percepatan pembangunan jalan penghubung antarkecamatan yang rusak akibat bencana alam. Termasuk akses jalan di Kecamatan Sukaresmi dan Cibeber.

Ia menyebut dua ruas jalan yang rusak tersebut sebenarnya sudah masuk pengajuan perbaikan dan pembangunan dalam Tahun Anggaran 2019 dan 2020. Namun, anggaran terpaksa dipotong untuk penanganan Covid-19. 

Baca juga: Pemkot Depok Siapkan Rp5 Miliar untuk Perbaikan 50 Titik Longsor

“Untuk tahun ini, sesuai instruksi akan segera kita perbaiki dari anggaran tahun 2022,” jelas Eri. 

Perbaikan jalan di sejumlah wilayah di Cianjur akan mengacu pada skala prioritas menuju tempat wisata dan obyek wisata baru. Termasuk jalan penghubung antar kecamatan yang rusak akibat bencana alam.



(UWA)

Berita Terkait