Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam dari Tanah Suci

Jamaah Haji (JH) asal Kabupaten Bengkalis yang  tergabung  dalam kloter 8 BTH, Selasa, (12/7) sudah  menyelesaikan melontar jumroh. Para jamaah kembali ke pemondokan di Makkah untuk melanjutkan tahapan rukun haji berikutnya. (ANTARA/HO-Diskominfotik) Jamaah Haji (JH) asal Kabupaten Bengkalis yang tergabung dalam kloter 8 BTH, Selasa, (12/7) sudah menyelesaikan melontar jumroh. Para jamaah kembali ke pemondokan di Makkah untuk melanjutkan tahapan rukun haji berikutnya. (ANTARA/HO-Diskominfotik)

Jakarta: Jemaah haji Indonesia tidak diperbolehkan memasukkan air Zamzam ke dalam bagasi tercatat. Sebagai gantinya, setiap jemaah akan menerima lima liter air zamzam saat tiba di asrama haji debarkasi. 

“Jemaah tidak perlu repot membeli air Zamzam. Semuanya akan dapat lima liter dan dibagikan di Tanah air,” kata Kasi Layanan Kedatangan dan Kepulangan Daker Bandara Edayanti Dasril, dikutip dari Antaranews.com, Rabu, 13 Juli 2022. 

Sementara itu, penimbangan dan pemeriksaan bagasi jemaah akan dilakukan dua hari sebelum keberangkatan ke Bandara Internasional King Abdulaziz (KAIA) Jeddah. 

Baca juga: Kemenag Izinkan Keluarga Jemput Jemaah Haji, Asal...

Pemeriksaan dilangsungkan guna memastikan berat koper bagasi tidak menyalahi aturan dan tidak ada barang yang dilarang. Termasuk, air Zamzam. Bersamaan dengan itu, proses city check in akan dilakukan.

“Dengan sistem city check in, baik orang maupun barang, maka jemaah haji Indonesia tidak perlu lagi melakukan check in di bandara. Mereka bisa langsung proses imigrasi dan menuju ruang tunggu," katanya.

Mekanisme ini dipilih untuk memudahkan jemaah dalam proses kepulangan juga mempercepat proses sehingga jamaah tidak kelelahan.



(SUR)

Berita Terkait